Barru, 5-6 September 2026 – Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Barru sukses menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam bagi civitas akademika selama dua hari, pada 5-6 September 2026. Bertempat di Aula K.H. Ahmad Dahlan Unmuh Barru, kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh civitas akademika Unmuh Barru, termasuk dosen dan tenaga kependidikan serta staf khusus bidang Lazismu

Kegiatan Baitul Arqam yang mengusung tema “Internalisasi Nilai – Nilai Perjuangan Muhammadiyah Mewujudkan Kader yang Unggul Menuju Kampus Berkemajuan dan Berdampak” ini menghadirkan sejumlah pemateri dari tingkat pusat hingga wilayah. Acara pembukaan pada hari pertama, Sabtu (5/9/2026), secara resmi dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Prof. Dr. K.H. Mustari Bosra, M.Pd. dan Rektor Universitas Muhammadiyah Barru yakni Dr. A. Fiptar Abdi Alam, M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya Baitul Arqam sebagai sarana penyegaran kembali pemahaman tentang visi, misi, dan perjuangan Muhammadiyah, khususnya dalam pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). “Kami berharap Baitul Arqam ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah, terutama dalam bidang pendidikan dan pengelolaan amal usaha,” ujarnya.
Berita Terkini & Referensi

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi penguatan ideologi dan kepemimpinan. Hadir sebagai narasumber utama, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang memberikan arahan tentang perkembangan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah yang kini memiliki cabang dan universitas hingga ke luar negeri. Beliau menyampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki organisasi yang kuat dan mapan, sehingga civitas akademika tidak perlu ragu untuk berkontribusi secara maksimal dalam organisasi ini.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan yang juga merupakan anggota Badan Pembina Harian (BPH) Unmuh Barru. Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya komitmen untuk memberikan yang terbaik dalam pengembangan Unmuh Barru ke depan. Materi keislaman mengenai Manhaj Tarjih Muhammadiyah turut disampaikan oleh pemateri dari PWM Sulsel.
Kegiatan Baitul Arqam ini juga melibatkan tim instruktur dari Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PWM Sulawesi Selatan. Tim instruktur yang terdiri dari para akademisi dan praktisi perkaderan Muhammadiyah ini berharap agar kegiatan ini dapat memotivasi para peserta untuk mengamalkan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Drs. Amir, MR., M.M. selaku Ketua MPKSDI PWM Sulawesi Selatan menjadi Master of Training pada kegiatan Baitul Arqam Universitas Muhammadiyah Barru dengan diikuti beberapa instruktur kader lainnya yaitu Fachruddin Ahmad, ST., M.Pd., Eka Mahendra, S.Pd., M.Pd., dan Sitti Chaerani Djaya, S.Sos., M.Pd.

Berita Terkini & Referensi
Dengan berakhirnya kegiatan pada Ahad (6/9/2026), diharapkan seluruh peserta Baitul Arqam Unmuh Barru dapat menjadi kader-kader Muhammadiyah yang unggul dan siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Barru serta bangsa Indonesia secara umum.
Tidak ada komentar