

Barru – Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Universitas Muhammadiyah Barru (UNMUH Barru) melaksanakan simulasi Vertical Rescue sebagai bagian dari penguatan kompetensi anggota dalam bidang pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban pada medan terjal dan berisiko tinggi. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam membangun sumber daya mahasiswa yang tangguh, terampil, dan siap berkontribusi dalam misi-misi kemanusiaan.
Simulasi yang dilaksanakan di lokasi yang merepresentasikan kondisi medan curam tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman lapangan yang mendekati situasi nyata. Peserta dibekali berbagai keterampilan teknis yang diperlukan dalam operasi penyelamatan, mulai dari penggunaan peralatan rescue, pemasangan sistem tali (rope system), teknik ascending dan descending, hingga prosedur evakuasi korban secara aman dan efektif.


Sebagai salah satu kemampuan penting dalam dunia kepecintaalaman dan kebencanaan, Vertical Rescue menuntut ketelitian, kemampuan teknis, serta koordinasi tim yang solid. Oleh karena itu, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan peralatan dan teknik penyelamatan, tetapi juga pada pembentukan karakter anggota yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam kondisi darurat.
“Penguasaan teknik Vertical Rescue menjadi kompetensi yang sangat penting bagi anggota MAPALA. Selain mendukung keselamatan dalam aktivitas alam bebas, keterampilan ini juga menjadi bekal untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, pencarian dan pertolongan, serta penanganan korban pada medan ekstrem yang membutuhkan keahlian khusus,” ujarnya.
Selama simulasi berlangsung, peserta mempraktikkan berbagai skenario penyelamatan yang menitikberatkan pada aspek keselamatan, efektivitas evakuasi, dan kerja sama tim. Setiap tahapan dilakukan dengan mengedepankan standar operasional dan prinsip keselamatan guna memastikan proses penyelamatan dapat berjalan secara profesional dan terukur.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pengembangan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi dinamika dan tantangan di lapangan yang semakin kompleks. Melalui pelatihan dan simulasi yang berkesinambungan, MAPALA Universitas Muhammadiyah Barru terus berupaya mencetak anggota yang tidak hanya memiliki kecakapan teknis, tetapi juga kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dengan terselenggaranya simulasi Vertical Rescue ini, MAPALA Universitas Muhammadiyah Barru menegaskan perannya sebagai organisasi kemahasiswaan yang aktif dalam pengembangan kompetensi kebencanaan dan kemanusiaan. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi anggota dalam memberikan pertolongan kepada korban di medan curam maupun dalam berbagai situasi darurat lainnya, sehingga kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
katabarru.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com


Tidak ada komentar