Barru — Komisi X DPR RI menggelar Sosialisasi dan Regulasi Program Strategis Pendidikan Tinggi yang dirangkaikan dengan Seminar dan Workshop Pendidikan, pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Aula K.H. Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Barru.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Sulawesi Selatan, serta mahasiswa asal Kabupaten Barru. Acara ini menjadi ruang dialog strategis antara pemangku kebijakan dan civitas akademikaterkait arah dan kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia.

🎤 Hadirkan Narasumber Ternama
Seminar dan workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang kompeten di bidang pendidikan dan kebijakan publik, yaitu:
- Prof. Abdullah Sinring,
- Assoc. Prof. Dr. Lebba Kadore,
- Prof. Agus Salim.
Para narasumber membahas berbagai isu strategis, mulai dari regulasi pendidikan tinggi, peningkatan kualitas perguruan tinggi, peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa, hingga tantangan dan peluang pendidikan tinggi di era transformasi digital.

📚 Penguatan Literasi Kebijakan Pendidikan Tinggi
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya mahasiswa dan dosen memahami arah kebijakan nasional agar mampu beradaptasi dan berkontribusi secara aktif.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki literasi kebijakan dan wawasan kebangsaan agar mampu menjadi agen perubahan,” ujar salah satu narasumber.
Kegiatan ini juga membuka ruang diskusi interaktif, di mana peserta secara aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait implementasi kebijakan pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
🏛️ Apresiasi untuk Universitas Muhammadiyah Barru
Pihak penyelenggara mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Barru sebagai tuan rumah yang dinilai aktif mendukung kegiatan edukatif dan penguatan kapasitas mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Barru serta peserta dari Dapil III Sulsel dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai program strategis pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga legislatif.
Tidak ada komentar