Melawan Luka yang Tak Terlihat: Mahasiswa UNMUH Barru Tanamkan Anti Perundungan Sejak Usia Dini

Redaksi
29 Jan 2026 04:36
2 menit membaca

Barru, 29 Januari 2026 – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Barru kembali mengambil peran nyata melawan perundungan sejak usia dini. Mereka mengaplikasikan kegiatan Anti Perundungan dan Stop Bullying kepada siswa Sekolah Dasar dari UPTD Negeri 46 Barru. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Barru melalui Program Kampus Berdampak.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak sekadar menyampaikan materi edukatif. Mereka juga menyuarakan kepedulian terhadap luka batin yang sering tersembunyi akibat perundungan. Karena itu, mahasiswa menjelaskan pengertian perundungan, bentuk-bentuk bullying, serta dampaknya terhadap mental dan masa depan anak.

Namun, kegiatan ini tidak berhenti pada penyampaian teori. Mahasiswa mengajak siswa berdialog secara langsung dan terbuka. Selain itu, mahasiswa menciptakan ruang aman agar anak berani berbagi pengalaman dan perasaan mereka.

Dengan pendekatan hangat dan komunikatif, mahasiswa menegaskan bahwa ejekan bukan candaan. Tindakan tersebut dapat melukai kepercayaan diri dan kebahagiaan anak. Oleh karena itu, mahasiswa mendorong siswa untuk berani berkata tidak pada bullying.

Selain menanamkan keberanian, kegiatan ini juga menumbuhkan empati dan sikap saling menghargai. Mahasiswa mengajak siswa saling menjaga dan melindungi satu sama lain. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi membangun lingkungan sekolah yang sehat dan aman.

Melalui Program Kampus Berdampak, Universitas Muhammadiyah Barru menegaskan komitmennya kepada masyarakat. Kampus hadir untuk melindungi anak-anak dari luka perundungan. Karena pada akhirnya, menjaga masa depan anak berarti mencegah luka sejak hari ini.

katabarru.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x